Tampilkan postingan dengan label movie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label movie. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Januari 2011

Harold and Kumar Escape From Guantanamo Bay

I’m sure that I will always be
A lonely number like root three

The three is all that’s good and right,
Why must my three keep out of sight
Beneath the vicious square root sign,
I wish instead I were a nine

For nine could thwart this evil trick,
with just some quick arithmetic

I know I’ll never see the sun, as 1.7321
Such is my reality, a sad irrationality

When hark! What is this I see,
Another square root of a three

As quietly co-waltzing by,
Together now we multiply
To form a number we prefer,
Rejoicing as an integer

We break free from our mortal bonds
With the wave of magic wands

Our square root signs become unglued
Your love for me has been renewed

-David Feinberg (AIDS Acitivist)


Puisinya Kumar buat ngerebut balik hati mantan pacarnya pas pernikahan

Kamis, 30 Desember 2010

Bye bye, B!

Sebenernya gue terakhir nonton Betty di season 3 kemaren tapi cuman ampe episode belasan. Berhentinya gara-gara gue beli dvdnya satuan dan sempet berhenti di tengah, terus mau beli lagi tapi yang dijual per episode udah kagak ada, makanya gue tiba-tiba males aja ngikutin idupnya si Betty. Nah, karena di rumah masang tv kabel (untuk yang kedua kalinya, yg pertama berhenti di tengah-tengah jalan) dan channel favorite gue Star World.. di Star World-lah si Betty ditayangin dan udah masuk season finale episode 17/18. Karena gue penasaran banget dan tinggal beberapa episode lagi udah tamat, jadi gue mutusin beli dvd season finalenya aja di Ambass.

Dannnnnnnnnnn gue nyesel banget udah gak ada Betty lagi karena ini season terakhirnya. Bisa dibilang di season terakhir ini untuk konflik, romance, comedy dan dramanya datar banget (mungkin tim kreatifnya udah kurang greget kali ya). Semua konflik yang bermunculan bisa diselesaiin di episode itu juga atau cuman makan paling banyakdua episode.. Kecuali konflik utama yang jadi latar belakang jalan ceritanya Betty, baru bisa diselesain di akhir episode. Kayak kasus adik tirinya Daniel dan passion utamanya Betty di dunia jurnalistik.

Di awal episode belasan (kalau gak salah) gue udah mulai nyium bau-bau gak enak tentang bagaimana Salma Hayek ngabisin serialnya si Betty.. BETTY BIKIN BLOG! Dan blog inilah yang nge-lead Betty nemuin jalan ceritanya yang baru selain di MODE..

Sayang beribu sayang, Betty berakhir cuman di episode 20 gak kayak season-season sebelumnya bisa nyampe episode 20an lebih. Dan di episode 20 ini yang paling gak gue suka bagaimana penulis bisa memecahkan semua konflik yang ada dari season 1 sampe season terakhir cuman 40 menit doang. Tapi walaupun gimana juga, gue suka banget sama Betty. Dia bisa struggle di balik pandangan sebelah mata orang di New York, terlebih lagi doi juga kerja di dunia fashion journalist yang dimana bahwa penampilan adalah agama.

Karena gue anaknya baik hati dan suka memberikan penjelasan (cuh), berikut gue kasih cuplikan gambar yang gue suka di season finale ini..



Ini cuplikan pas Betty ketemu Gio di London. Berawal dari pertemuan yang gak disengaja ini ngebuat Betty sadar dari omongan Gio bahwa selama ini yang Betty jalanin bukan passionnya.



Disini ada memorable quote dari Hilda pas pernikahannya sama Bobby "Because that’s love, right? When you know somebody better than they do and… when you would do anything in the world to protect them. "



Ini adegan Justin sama Austin pas pernikahannya Hilda. Di pernikahan ini, Justin akhirnya coming out sama keluarganya kalau dia gay..


Mereka sebenernya saling suka gak sih?




Gue ngakak disini karena Amanda nyoret nama Betty sama nama anjing kesayangannya dari peninggalan emak kandungnya..soalnya Halston mati jadi sekalian double farewell party..


Akhirnya mereka berdua akur juga..



Disini cuplikannya tentang Daniel ngebakar surat pengunduran dirinya si Betty



Ini adegan terakhir dimana Daniel nyamperin Betty di London kalau dia jobless dan minta maaf banget belum ngucapin selamat perpisahan yang proper sama ngajakin dinner.. Trus Bettynya abis deh... (gantung banget kan!!!!!)

Sabtu, 24 Juli 2010

Miss Pettigrew

Kali ini gue pengen ngereview dvd yang judulnya "Miss Pettigrew". Film ini nyeritain tentang kehidupan sehari penuh Miss Pettigrew (Frances McDormand) yang baru aja dapet pekerjaan sebagai Social Secretary-nya Delysia (Amy Adams). Social secretary disini lebih tepat lagi kalo kerjaan Miss Pettigrew disebut sebagai pengatur kehidupan romansa (ceilah, romansaaaa...hh) Delysia.

Delysia ngandelin kelihaian Miss Pettigrew untuk nyelesain masalah percintaannya yang terlibat sama tiga pria sekaligus. Pria pertama, Phil (Tom Payne) yang ngasih janji ke Delysia sebagai pemeran utama teater. Pria kedua, Nick (Mark Strong) yang punya klub jazz dimana Delysia nyanyi sehari-hari trus di apartemennya si Delysia tinggal. Dan, yang terakhir Michael (Lee Pace) seorang pianis yang baru banget keluar dari penjara karena abis nyuri cincin berlian. Kesemua pria ini diceritain di filmnya punya ketertarikan yang gede sama Delysia, seorang penyanyi Jazz yang bernama asli Sarah Grubb dan lagi berencana memulai debutnya sebagai pemeran utama di teater.

Delysia sebenernya bingung harus milih yang mana yang paling terbaik diantara ketiganya. Karena ketiga-tiganya punya tawaran yang menarik demi masa depannya Delysia sendiri. Dan Miss Pettigrew lah yang diandelin sama Delysia untuk ngelancarin kehidupannya yang lagi rumit ini.

Ada secene dimana Miss Pettigrew sedang nasehatin Delysia untuk bagaimana caranya mengambil keputusan yang tepat ditengah-tengah kehidupannya yang lagi ribet ini..


Secara keseluruhan film ini bagus dan gak nge-boring-in sih. Trus alurnya cepet sama settingnya yang diambil kira-kira antara tahun 1930-1940 an. Sebenernya film ini memasuki masa syuting di taun 2007, dan baru dirilis di Amerika tahun 2008 bulan Maret. Berarti lumayan lama banget ya gue baru nonton nih film. Lumayan lah buat ngisi weekend!

Kamis, 15 Juli 2010

Millions



Millions!!!!!!!
Film keluaran Inggris nih. Gue suka banget film dari Inggris dan berbau Inggris. Apalagi pas pemaennya ngeluarin aksen Inggrisnya. Yah, gak beda sama gue kalo lagi ngomong lah. :P

Film ini nyeritain tentang Damian (Alex Etel) yang nemuin uang hasil rampokan bank di Inggris di deket bangunan kardus tempat dia ngeliat kereta api. Terus Damian ngasih tau kakaknya Anthony (Lewis McGibbon) dan nanya apa yang harus dia lakuin sama uang temuannya. Berbeda sama Damian yang 'Religious Minded', Anthony ini anaknya pengen ngabisin uang itu buat foya-foya. For your just information, 'Religious Minded' ini maksudnya si Damian punya kelebihan bisa tahu Saint-saint apa yang ada di sejarah agama Kristen dan juga tahu kapan kelahiran dan kematiannya. Makanya Anthony suka nganggep adeknya ini freak.

Petualangan Kakak-adik ini dimulai ketika bagaimana cara mereka menghabiskan uang temuannya. Anthony ngabisin duitnya biar bisa ngedapetin status sosial di sekolahnya, sedangkan si Damian ngabisin duitnya buat orang-orang miskin yang dia temuin di jalan sekitar. Nah, petualangan ini nemuin ujungnya ketika mereka berdua ketemuan sama pemilik asli dari uang hasil temuan tersebut dan bagaimana mereka mengatasi untuk gak ketangkep.

Ada adegan kocak pas dimana Damian yang secra gak sengaja ketemu sama pemilik uang hasil rampokan tersebut di deket bangunan kardus yang dia buat. Damian dengan polosnya ngomong ke perampok "Are you poor?". Dia ngomong gitu buat make sure kalo uang yang dia kasih tepat sasaran ke orang-orang miskin yang ada di Inggris (gue rada gak yakin ada orang miskin di Inggris).

Film ini sedikit vulgar sama kocak sih. Vulgarnya bukan dalam pandangan seksual ya, tapi secara agama. Soalnya ada beberapa scene tentang Damian ngobrol sama Suster yang lagi ngerokok. Nih, gambarnya dibawah ini..




Nah, pas Damian nanya ke Suster, "Sus, kok elo ngerokok sih? Kan elo orang suci?" Dengan nyantainya tuh Suster ngomong ke Damian "Apa aja bisa elo lakuin kalo udah masuk surga, Damian".

Yang ngisi soundtrack film ini ada Muse (Hysteria sama Blackout), The Clash (Hitsville UK), sama Elbosco (Nirvana). Kalo gue bisa kasih nilai, filmnya 7.8 lah dari 10.

Selasa, 13 Juli 2010

Despicable Me

My last tweet about Despicable Me said that "Agnes pengen gue bawa pulang trus di laminating biar jadi pajangan di rumah". Yeah I know, that's kind of scary but you should see Despicable Me, she's waaaaaayyyyy too cute.



It's a must you know!

Senin, 12 Juli 2010

The Good Guy

Weekend paling enak nonton dvd. Dvd yang paling baru gue tonton namanya "The Good Guy". Another romance movie that i should'nt see (because i'm single and my heart still not available). Hahaha.



Jadi filmnya tentang Tommy (Scott Porter) yang lagi usaha pacaran untuk serius sama Beth (Alexis Bledel). Tommy yang kerja di Wall Street ini kedatengan pegawai baru yang namanya Daniel (Bryan Greenberg). Tommy disuruh bossnya untuk make over Daniel (personalitynya juga) biar dia bisa "into it" ke kerjaannya yang baru ini. Nah, salah satu saran yang disuruh Tommy ke Daniel adalah ngajak kenalan cewek. Dan ternyata cewek yang diajak kenalan ini pacarnya Tommy yang dimana mereka baru nyadar pas ada pesta kantor.

Perkenalan Daniel sama Beth jadi makin seru pas mereka punya kesamaan satu sama lain. Sama-sama suka buku, diajak ngobrol nyambung, sering jadi temen curhatnya si Beth, dll. Berangkat dari situ kan gue mikirnya pasti si Daniel orangnya jahat, ngerebut pacarnya si Tommy temen kantornya sendiri yang udah akrab pula.

Apalagi pas di scene awal itu nyeritain tentang Tommy yang lagi keujanan biar minta dibukain pintu soalnya kunci apartmentnya sama dompetnya ilang. Kira-kira gini obrolannya Tommy sama Beth (lupa teks Inggrisnya) :

Tommy : Beth, bisa bukain gue pintu gak?
Beth : Sorry Tom, gue gak bisa..
Tommy : Kenapa? Apa ada orang di apartemen lo? Apa ada dia (Daniel)...?
Beth : ......................
Tommy : Gue gak kenapa-kenapa kok kalo ada dia, gue akan berusaha senyantai mungkin..

Dari scene awalnya aja gue udah nebak, pasti judul film "The Good Guy" tentang Tommy ngejalanin hubungan yang serius sama Beth dan terima aja kalo pacarnya itu selingkuh sama temen kantornya sekaligus temen akrabnya (yah gak beda jauh si sama gue *curhat colongan). Tommy is the Good Guy!!

Tapiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii (*ngomongnya pake "appassionato" ya trus ditambah bumbu histeris)
Ya, lo bakal tau lah endingnya kalo udah lo tonton.

Inti dari film ini sebenernya standart sih, tentang cewek yang lagi pacaran dan pas mereka pacaran itu, mereka masih ngebuka diri mereka untuk nemuin yang terbaik dalam hidupnya. sampe ketemu yang namanya "The Good Guy" (*ya menurut pandangan gue ya).

Kamis, 03 Desember 2009

The Rebound


Telat setelatnya. Sebenernya film ini udah lumayan lama diputer di Bioskop di Indonesia *sekitar sebulan lebih. Ceritanya tentang Sandy yang mergokin suaminya lagi 'sex activity' sama perempuan di video ulang tahun anaknya. Sandy akhirnya kabur ke kota sama kedua anaknya nyari kehidupan yang lebih baik.

Jadi kisah ini dimulai pas Sandy nitipin anaknya ke Aram. Aram itu babysitter laki-laki yang lagi baru patah hati karena cewek yang selama ini dinikahinnya cuman manfaatin dia supaya dapet greencard.

Sandy sama Aram pun akhirnya mutusin pacaran *karena ke-intens-an mereka yang tiap hari pasti ketemuan. Tapi masalah dimulai pas Sandy sadar kalo misalnya umurnya udah 50 dan keriput, si Aram umurnya baru 35 *gila beda 15 tahun aja gitu umurnya. Apalagi pas si Sandy ngerasa dia hamil trus Aram pengen nikah sama dia dan baru ketahuan itu hanya hamil anggur.. disitu Sandy ngerasa kalo dia emang ngebutuhin Aram tapi hanya sebagai temen doang dan nganggep Aram cuman anak kecil yang bacaan sengganggnya aja 'Harry Potter' *gue sedikit tersinggung karena umur gue di kepala 2 gue masih suka ngulang baca Harpot.

Yah endingnya bisa ketebak lah, akhirnya 5 tahun kemudian mereka ketemuan di restoran dan ditutup dengan adegan berpegangan tangan. Sedikit ambigu.

Menurut gue film ini gak terlalu ngejelasin esensi dari Rebound Love. Disitu dibahas cuman dikit banget, pas scene Sandy sama temennya lagi nge-gym bareng. Intinya, temennya Sandy bilang kalo Sandy bisa nyari orang yang lebih serius untuk dikencani karena udah 'having-sex' sama the Rebound Guy. Tapi ternyata Sandy naroh perasaan sama Aram, dan Aram bukan sama sekali The Rebound Guy. Udah gitu doang.. Sarannya sih lebih banyak konflik aja, yah namanya film cheesy..

Karena gak terlalu paham apa arti rebound love, gue pun searching di google. Ada quote yang bagus yang ngejelasin tentang Rebound Love, tapi bukan di film ini, tepatnya di film "Awful Truth" tahun 1937.. Bunyinya kayak gini :



Aunt Patsy : You know what rebound is?
That business of trying to get over one love by bouncing into love with somebody else?
Its, fine, except the rebound is rarely the real thing.
As a matter of fact, its the bunk.
Theres the first bounce, then the second bounce, and, well look at me.
You wind up like an old tennis ball.

Minggu, 22 November 2009

My Summer on My Rainy Day

Gue abis nonton film 500 days of Summer. Sebenernya film ini mau ngorbit di Indonesia antara bulan Oktober-November. Dan ternyata itu cuman gossip doang. Akhirnya nonton DVD nya aja.
Ceritanya tentang 500 hari Tom bersama Summer, tepatnya. Nyeritain dari hari pertama Tom ketemu sama Summer Finn, sampai 499 hari ke depan.

Harusnya gue tau pas kata pengantar film ini yang bunyinya Boy meets girl. Boy falls in love. Girl doesn't! bakal berujung yang gak gue kira.

Summer Finn udah buang waktunya Tom selama 500 hari!!! I hate when Summer said "You're still my bestfriend" padahal jelas-jelas Tom cinta mati sama Summer.

Yang pasti film ini "not another American Movies ending" yang selalu bisa ketebak akhirnya. Emang sih gue gak suka endingnya, tapi banyak banget pelajaran hidup yang bisa lo ambil.

Yah walaupun sedikit kecewa sama endingnya.. At least, I watched that movie with my summer on my rainy day. :))

Selasa, 03 November 2009

Cloudy but Perfect

Thursday, 29 Oct 2009. Perfect Weather. Bad Traffic (untung naek motor). Plaza Senayan. Senayan City. Pal Batu.

Okay, i'm a newbie for 3D movie. Because on my last watched movies activity, i never put any weird glasses on my nose. Dan film yang dapat kehormatan untuk gue tonton adalah "Cloudy with a chance of meatballs" and No subtitled *mati lah gue. Tapi ternyata filmnya lancar-lancar aja gue lahap. Bahkan ada satu scene dimana gue sama temen gue ketawa keras banget karena adegan yang ada di film. Ampe2 gue bingung, ini film komedi apa drama??


Hahaha. Ini dia my PIC -Partner in Crime- nonton film "Cloudy with a chance of meatballs". Ampe2 mulutnya ditutup pake tangan karena suaranya yang ........ *bisa ditebak sendiri. Hahaha


Salah satu pelajaran yang gue petik dari pergi nonton kemaren, laen kali mampirnya ke Wendy's aja. Ada es krim murah yang cuman seharga Rp.5500 tapi rasanya enak banget. Yup, namanya Frozen Frosty. Produk lama Wendy's tapi baru tau keberadaannya *norak. Makasih ya, my PIC udah ngenalin tuh es krim. Lo baek deh.. *cuh